Lembaga dan fungsi penyidikan yang berada di bawah eksekutif belum independen. Kondisi tersebut, karena masih ada intervensi dengan kekuasaan eksekutif yang memiliki kepentingan, sehingga banyak kasus yang tidak menegakkan hukum.

Hal itu disampaikan Dr Pujiyono SH MHum dalam ujian sidang terbuka promosi doktor di Gedung Pascasarjana Universitas Diponegoro, Kamis (3/3).

Dia menjelaskan, banyak kasus yang tidak menegakkan hukum, tapi malah melindungi kepentingan kekuasaan. Karena itu, langkah yang perlu diambil dengan rekonstruksi, yakni bagaimana memunculkan konsep kekuasaan kehakiman yang merdeka dan integral.

Pada disertasi pria kelahiran Pati, 22 Agustus 1963 yang berjudul ”Rekonstruksi Sistem Peradilan Pidana Indonesia dalam Perspektif Kemandirian Kekuasaan Kehakiman”, jalan yang harus ditempuh pada kasus yang selama ini terjadi yaitu dengan rekonstruksi sistem peradilan terpadu. Sistem peradilan pidana perlu dibangun menjadi satu kesatuan kekuasaan penegakan hukum pidana, dalam satu kekuasaan yudikatif yang berpuncak pada Mahkamah Agung.

”Pertimbangan ini karena Mahkamah Agung mempunyai kewenangan pengawasan tidak hanya terhadap lembaga pengadilan, tetapi juga mengawasi lembaga penyidikan, penuntutan, dan pelaksana pidana sebagai satu kesatuan fungsi pelaksanaan kekuasaan kehakiman,” kata suami dari Ratna Kawuri SH ini.

Sidang promosi doktor bidang hukum pidana yang berlangsung sekitar dua jam ini dipimpin Ketua Senat sekaligus Rektor Undip Prof Sudharto P Hadi MES PhD dan dipromotori Prof Dr Barda Nawawi Arief SH, serta Co Promotor Prof Dr Nyoman Serikat Putra Jaya SH MH.

Pada kesimpulan, Dosen Fakultas Hukum Undip ini menyatakan perlu dilakukan reposisi dan peleburan terhadap lembaga-lembaga yang mempunyai kewenangan penyidikan seperti lembaga penyidik Kepolisian, Kejaksaan, PPNS, dan TNI AL, serta KPK dalam satu wadah tersendiri. Dengan demikian, tidak terjadi pluralisme dalam kewenangan penyidikan. (K3-37).

Sumber: http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/03/04/138909/Lembaga-dan-Fungsi-Penyidikan-Belum-Independen