Tag

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

senjata apiKEJAKSAAN NEGERI LUBUKLINGGAU
“UNTUK KEADILAN”

P- 29

SURAT DAKWAAN
NO.REG.PERK: PDM-59/LLING/03/2013

A. IDENTITAS TERDAKWA:

N a m a : MUNTAHA Alias Mun Bin CIK DIN
Tempat Lahir : Kertasari, Karang Depo, Kabupaten Musiwaras
Umur/Tgl.Lahir : 35 tahun / 04 Maret 1977
Jenis Kelamin : Laki-laki
Kebangsaan : Indonesia
Tempat Tinggal : Dusun III Desa Kertasari, Kecamatan Karang Depo, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan
A g a m a : Islam
Pekerjaan : Tani
Pendidikan : SD

B. PENAHANAN:

– Oleh Penyidik : Di Rutan sejak tanggal 22 Januari 2013 sampai dengan 10 Pebruari 2013
– Perpanjangan Penuntut Umum : Di Rutan sejak tanggal 10 Pebruari 2013 sampai dengan 22 Maret 2013
– Oleh Penuntut Umum : Di Rutan sejak tanggal 14 Maret 2013 sampai dengan 02 April 2013.

C. DAKWAAN :

—– Terdakwa MUNTAHA Alias MUN Bin CIK DIN pada hari Senin tanggal 21 Januari 2013 sekira Pukul 15.00 WIB (Waktu Indonesia Bagian Barat) atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam Tahun 2013, bertempat di Jalan Lintas Desa Karang Dapo Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Musi Rawas atau setidak-tidaknya ditempat lain yang masih termasuk Wilayah atau Daerah Hukum Pengadilan Negeri Lubuk Linggau, tanpa hak memasukkan ke Indonesia membuat, menerima, mencoba memperoleh, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan, atau mengeluarkan dari Indonesia sesuatu senjata api, amunisi atau sesuatu bahan peledak, perbuatan tersebut dilakukan terdakwa dengan cara-cara sebagai berikut :

– Pada hari Senin tanggal 21 Januari 2013 sekira Pukul 15.00 WIB (Waktu Indonesia Bagian Barat) terdakwa sedang berjalan bersama dengan saksi ACUN Bin ABU HALIM dan saksi SAIPUL BAHRI Bin ABU HALIM dari rumah terdakwa menuju kebun karet milik keluarga yang berada di belakang SMA Karang Depo Kabupaten Musi Rawas guna berburu hewan hama babi. Ketika sampai di depan SD Karang Depo Jalan Lintas Desa Karang Depo Kecamatan Karang Depo Kabupaten Musi Rawas terdakwa diberhentikan oleh 2 (dua) orang anggota Kepolisian Sektor Karang Depo yang sedang melakukan patroli dan razia. Terdakwa diberhentikan oleh saksi DEDI GUSTIANTO Bin HUSIN dan saksi DHANI ARMANDO Bin BUDIYANTO (Alm) yang sedang melakukan patroli atau razia. Saksi DEDI GUSTIANTO Bin HUSIN dan saksi DHANI ARMANDO Bin BUDIYANTO (Alm) kemudian memeriksa seluruh anggota tubuh atau badan terdakwa. Pada pemeriksaan tersebut ditemukan 1 (satu) pucuk senjata api rakitan laras panjang dengan panjang laras kurang lebih 1 (satu) meter berhulu kayu warna coklat dengan panjang hulu kurang lebih 50 (lima puluh) cm (centimeter) yang ada tali sandang warna hitam coklat dengan tulisan pada tali sandang “VETO” yang disandang dibelakang pundak terdakwa yang pada bagian larasnya ditutupi handuk bekas. Dalam pemeriksaan tersebut terdakwa mengakui bahwa 1 (satu) pucuk senjata api rakitan laras panjang adalah milik atau kepunyaan dari terdakwa. Kemudian terdakwa, saksi ACUN Bin ABU HALIM dan saksi SAIPUL BAHRI Bin ABU HALIM dibawa ke Polsek Karang Dapo Kabupaten Musi Rawas. Terdakwa memiliki dan membawa 1 (satu) pucuk senjata api rakitan laras panjang tersebut tidak mempunyai izin dari yang berhak memberikan izin dan tidak berkaitan dengan pekerjaan atau profesinya.
– Berdasarkan hasil pemeriksaan dari Pusat Laboratorium Forensik (PUSLABFOR) Badan Reserse Kriminal (BARESKRIM) Kepolisian Republik Indonesia Cabang Palembang Nomor Lab. : 251/BSF/2013 tanggal 05 Pebruari 2013 yang ditandatangani oleh Pemeriksa 1. R. Arie Hartawan, S.T., Pemeriksa 2. Achmad Kolbinus, S.T. dan diketahui oleh Kepala Laboratorium Forensik (PUSLABFOR) Badan Reserse Kriminal (BARESKRIM) Kepolisian Republik Indonesia Cabang Palembang (Drs. Bambang Priyo Wardhoyo) yang menyatakan bahwa 1 (satu) pucuk senjata api laras panjang jenis locok masih berfungsi dan dapat digunakan untuk menembak.

—– Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 1 ayat (1) Undang-undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951 tentang mengubah “ordonnantietijdelijke bijzondere strafbepalingen” (Stbl. 1948 Nomor 17) dan Undang-undang Republik Indonesia Dahulu Nomor 8 Tahun 1948.——————————————————————————————-

Lubuklinggau, Maret 2013
JAKSA PENUNTUT UMUM,

BUDI SETYAWAN, S.H.,M.H.
Ajun Jaksa Madya NIP. 19860612 200812 1001